Semarang, 19-21 April 2019, Pesilat STAIM Blora mengikuti kompetisi POM Rayon 1 di Sasana Kridangga Unisbank . Puluhan pesilat dari berbagai perguruan tinggi di Jawa Tengah saling beradu kemampuan dalam kejuaraan bergengsi tersebut.

Selain Ida yang merupakan mahasiswi STTR Cepu ini, sejumlah pesilat Blora lainnya ikut berlaga. Diantaranya, Ahmad Syamsudin (STAIM Blora) yang berhasil meraih gelar juara II kelas H/Putra. Sedangkan, pesilat putri lainnya, Hesti Pratiwi belum berhasil membawa pulang trofi juara.

Ketua Dewan Pembina Tapak Suci Kabupaten Blora, Sumarno mengapresiasi prestasi ini. meski demikian, pihaknya juga memberikan sejumlah evaluasi kepada para pesilat yang diterjunkan dalam kejuaraan tersebut.

“Sudah selayaknya Syamsudin dan Ida Sri Wahyuni masuk dalam tiga besar kejuaraan ini. Karena, keduanya rutin latihan di padepokan Singo Lodro,” ucap Sumarno menyampaikan evaluasinya, Minggu (21/04).

Terkait Hesti Pratiwi, menurut Sumarno, pesilat dari Tapak Suci Randublatung yang juga mahasiswi STAIM Blora ini belum beruntung dalam kejuaraan tersebut. Salah satu sebabnya, diperkirakan karena jam terbang masih minim.